Sifat Anjing yang Patut di Contoh Oleh Umat Muslim

Sifat Anjing yang Patut di Contoh Oleh Umat Muslim
Tulisan ini sebenarnya sudah sangat lama saya simpan. Kala itu saya melihat tulisan ini dari salah satu teman penyanyang anjing yang isinya membuat saya begitu terkagum akan isi tulisan tersebut, Oleh sebab itu sepertinya saya perlu untuk menyalin tulisan tersebut di blog ini dengan judul Sifat Anjing yang Patut di Contoh Oleh Umat Muslim agar lebih banyak orang dapat membacanya karena saya rasa tulisan ini memang memiliki kualitas yang sangat bagus untuk renungan hidup.

Dalam Islam banyak cerita tentang Anjing. Diceritakan di dalam surat Al Kahfi, Seekor Anjing telah dijamin oleh ALLAH untuk masuk Surga, karena setia menjaga tuan mereka. Nabi Muhammad SAW menceritakan kepada para sahabat kisah seorang pelacur yang akan menjadi penghuni surga hanya karena pernah memberikan minum seekor Anjing yang hampir mati. Namun, kebanyakan orang Islam selalu menghindari Anjing karena dianggap sebagai binatang najis, meskipun yang dimaksud najis hanyalah air liurnya. Nabi sendiri, bahkan pernah memberikan minum seekor Anjing dengan alas kakinya (sepatu).



Sesuatu Yang Bisa Kita Pelajari Dari Kehidupan Anjing


1. Senantiasa Lapar
Anjing adalah hewan yang seringkali merasakan lapar. Hal ini mengingatkan kita pada keadaan orang-orang yang shaleh. Orang-orang shaleh adalah mereka yang senantiasa rohaninya merasakan lapar akan ”harapan dan rindu untuk diri dan dicintai oleh ALLAH SWT. Bagi orang-orang shaleh, setiap perintah ALLAH SWT adalah pengenyang lapar rohaninya, dan setiap detik usia adalah waktu untuk bersantap.



2. Berpasrah Diri (Tawakal) 
pada umumnya Anjing tidak memiliki tempat tinggal yang mewah di dunia. Anjing tidak pernah meminta diberikan tempat tinggal yang mewah kepada tuannya. Di manapun ia ditempatkan, ia akan dengan senang hati menerimanya. Sama seperti halnya orang yang berpasrah diri (tawakkal) kepada ALLAH SWT. Insan yang bertawakal adalah mereka yang menyerahkan segala urusan hidupnya kepada ALLAH SWT. Karenanya, di manapun, bagaimanapun, dan seperti apapun keadaan dirinya, ia tidak pernah berkeluh kesah karena kuatnya keyakinan bahwa ALLAH SWT akan memberikan apa yang dibutuhkan olehnya, bukan apa yang diinginkan.



3.  Sedikit Tidur
Anjing adalah hewan yang biasanya hanya tidur sebentar, seperti orang yang punya kecintaan besar pada ALLAH (muhibbin). Seorang pecinta TUHAN, lebih banyak menggunakan waktunya untuk mendekatkan diri kepada-Nya, daripada “membuangnya” dibanding dengan tidur yang berlebihan. Bahkan ketika tidur pun, rohaninya tetap terjaga untuk mengingat ALLAH .

4. Qana'ah
Anjing tidak memiliki harta, sebagaimana keadaan orang-orang zuhud atau merasa cukup dengan apa yang diberikan ALLAH SWT kepadanya.

5. Setia
Anjing tidak akan meninggalkan tuannya sendirian, biarpun tuannya sendiri tidak menghiraukannya, seperti sifat orang-orang yang selalu ingin dekat pada ALLAH (muridin).

6. Ikhlas
Anjing rela ditempatkan di mana saja, seperti sifatnya orang-orang tawadhu’.

7. Ridha
Anjing rela untuk pergi dari tempat di mana ia diusir ke tempat lainnya, seperti sifatnya orang-orang yang ridha kepada kehendak ALLAH .

8. Tidak Pendendam
jika seekor Anjing dipukul lalu diberi sesuatu. Ia akan kembali dan mengambilnya tanpa merasa dendam, seperti sifat orang-orang yang khusyu’.

Subhanallah betapa luar biasanya ALLAH SWT memberikan kita sebuah ilmu dan nasehat-Nya bisa melalui apa saja. Semoga tulisan ini bermanfaat 
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Sifat Anjing yang Patut di Contoh Oleh Umat Muslim"

* Silahkan berkomentar sesuai dengan isi artikel di atas!
* Di larang menyertakan link hidup!
* Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan!

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top