CME
- Mancing adalah salah satu hobi yang cukup populer dari pelosok desa,
kota hingga di seluruh penjuru dunia. Kegiatan mencari ikan dengan
peralatan hook/kail, senar, dan joran ini memang sangat mengasyikkan
bagi yang menghobikannya apalagi ketika kail sudah menancap di mulut
ikan sensasi menggulung senar memang sangat mendebarkan antara senang
dan takut apabila ikan terlepas.hahaha inilah momen yang paling di sukai
para angler. Nah pada artikel yang pertama ini saya ingin berbagi
sebuah artikel Mengenal Istilah dan Macam-macam Teknik Memancing.
Mancing
adalah kegiatan menangkap ikan menggunakan alat bantuan berupa kail,
senar, dan umpan yang biasanya dilakukan di ruangan terbuka seperti
sungai, danau, atau di laut. Di balik kegiatan memancing tersebut banyak
sekali terdapat istilah-istilah dan berbagai macam teknik seperti
casting, trolling, popping, jigging, dan lain sebagainya yang tentunya
sudah tidak asing lagi bagi para pemancing. Untuk itu di sini masenggal.com ingin berbagi pengetahuan seputar dunia mancing khusus bagi para pengunjung blog Catatan Mas Enggal.
Macam-macam Teknik Memancing
A. Mancing Dasaran
Mancing dasaran adalah teknik mancing yang paling umum dilakukan. Teknik
ini di targetkan untuk ikan yang berada di dasar baik sungai, danau
maupun lautan. Rangkaian memancing dasaran adalah stopper, pelampung,
timah, dan yang paling bawah adalah kail ada juga dengan rangkaian timah
di paling bawah dan kail berada di tengah-tengah. Mancing dasaran bisa
menggunakan joran maupun tanpa joran atau biasa di lakukan dengan teknik
handline seperti yang sering digunakan oleh para nelayan diatas perahu.
Simulasi mancing dasaran sebagai berikut, ketika umpan sudah di makan
oleh ikan maka pelampung akan bergerak dan ketika pelampung mulai
tenggelam segara hentakkan senar dan joran agar hook/kail menancap di
mulut ikan.
B. Mbegog / Ngoncer
Mbegog / Ngoncer / Konceran atau istilah kerennya Live Bait yaitu teknik mancing menggunakan umpan hidup seperti ikan kecil, katak, atau udang. Jadi umpan dibiarkan bergerak berenang secara bebas namun dengan pergerakan yang dibatasi agar umpan tidak menghilang dan tetap dalam pengawasan. Biasanya dengan bantuan timah pemberat dibagian paling dasar atau dengan teknik menggantung umpan di permukaan air. Teknik ini biasa dilakukan baik pagi, siang, sore, maupun malam. Namun biasanya para pemancing memasang umpan lalu ditinggalkan begitu saja setelah beberapa saat baru kembali memerika pancing yang di tinggalkan.
C. Mancing Pasiran
Mancing pasiran atau biasa disebut Surf Casting
adalah mancing yang dilakukan di tepi pantai menggunakan joran yang
sangat panjang antara 3 meter sampai 4 meteran lebih dan menggunakan
reel spinning berukuran besar biasanya menggunakan model spinning kelas
5000-8000 ke atas. Umpan yang digunakan sama dengan teknik ngoncer yaitu
menggunakan umpan hidup seperti udang, ikan-ikan kecil, dan kerang
laut. Cara memancingnya dengan melemparkan pada tempat yang dianggap
berpotensi terdapat banyak ikannya dengan bantuan timah pemberat agar
umpan tidak ikut tersapu ombak pantai.
D. Mancing Karangan
Mancing karangan atau yang lebih familiar dengan nama Rock Fishing
adalah kegiatan memancing yang hampir sama dengan mancing pasiran yaitu
di sekitaran pantai namun ada perbedaan pada tempatnya, sesuai dengan
namanya yaitu rock fishing yang berarti mancing di bebatuan atau dengan
kata lain mancing dari tebing pinggir pantai. Dalam teknik ini
dibutuhkan tenaga yang cukup ekstra karena sebelum memancing para angler
diharuskan memanjat tebing lokasi memancing terlebih dahulu dengan
ketinggian bervariasi antara 4 meter hingga 20an meter tergantung
kondisi alam tiap-tiap spot. Umpan yang biasa di gunakan adalah ikan
belanak, kembung, tongkol, banjar dan sejenis lainnya.
E. Fly Fishing
Fly
Fishing adalah teknik mancing yang tergolong unik namun belum begitu
populer di Indonesia padahal teknik ini sudah ada sejak berabad-abad
yang lalu. Dalam teknik fly fishing menggunakan umpan buatan berbentuk
serangga dengan fly rod dan fly line yaitu senar khusus yang cukup berat
untuk membuat umpan bisa melayang. Mancing menggunakan teknik fly
fishing biasanya di lakukan di perairan yang berarus. Cara memancing fly
fishing adalah dengan menerbangkan umpan lalu dilontarkan ke arah
datang nya aliran air dan sedikit hentakkan lalu ulangi terus menerus
hingga umpan disambar ikan.
F. Casting
Teknik
yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Teknik
ini mulai banyak digunakan para angler mulai dari yang masih amatir
hingga yang sudah profesional. Casting merupakan teknik mancing
menggunakan umpan buatan dengan cara melempar umpan/lure lalu
meretrive/menggulungnya kembali secara perlahan dan dilakukan
berulang-ulang hingga umpan di sambar ikan. Piranti yang di gunakan
dalam teknik mancing casting adalah lure (umpan buatan) seperti minnow,
casper, stick bait, pencil, spoon, spinner, froggie dan lain sebagainya,
selain lure piranti yang tak kalah penting adalah rod atau joran khusus
yang memiliki kelenturan sangat tinggi karena mempengaruhi action dari
masing-masing lure serta reel baitcasting yaitu reel khusus untuk
casting yang dapat mengatur kecepatan retrieving dan spool saat melempar
dan menarik lure. Lokasi yang tepat untuk mancing dengan teknik casting
adalah di sungai atau di rawa-rawa yang bayak terdapat ikan predator
seperti gabus, toman, hampala dan sejenis lainnya.
G. Popping
Memancing dengan teknik popping sebenarnya
hampir sama dengan teknik casting. Popping adalah kegiatan memancing
dengan menggunakan umpan buatan yang disebut popper. Umpan tersebut
ketika dilemparkan ke air dan diretrive akan menimbulkan suara dan
cipratan air yang membuat ikan target menjadi terusik lalu memangsanya.
Caranya pun sama dengan teknik casting, umpan dilempar dan di gulung
secara perlahan hingga akhirnya mendapat sambaran dari ikan target.
Teknik ini juga cukup populer bahkan sering muncul di acara televisi
Indonesia salah satunya adalah Mancing Mania Trans7.
H. Jigging
Teknik
jigging adalah kegiatan mancing yang dilakukan di kedalaman laut dengan
menggunakan umpan buatan yang biasa disebut metal jigg atau metal
jigging. Cara memancing dengan teknik jigging adalah dengan
menenggelamkan umpan hingga ke dasar laut lalu di gulung secara perlahan
hingga menunggu sambaran ikan. Namun dalam meretrive atau menggulung
umpan tidak sampai naik ke permukaan. Jika sudah sampai di tengah-tengah
lantas umpan belum disambar oleh ikan maka umpan tersebut kembali
ditenggelamkan hingga kedasar laut dan kembali di gulung secara berulang
ulang.
I. Trolling
Teknik yang terakhir
adalah teknik trolling. Trolling adalah kegiatan memancing yang hanya
bisa di rasakan oleh orang yang kelebihan duit. Teknik mancing yang satu
ini adalah yang paling mudah namun piranti yang digunakan adalah yang
paling mahal, harga reel dan joran ditaksir mencapai puluhan juta untuk
kelas medium. Cara memancing menggunakan teknik trolling adalah dengan
menggunakan kapal, umpan dilempar dari belakang dengan jarak antara
joran dengan lure kira-kira 100 hingga 200 meter lalu diseret
menggunakan kapal hingga ikan datang menyambar umpan tersebut.
Selain
berbagai teknik mancing terdapat juga istilah-istilah yang mungkin
hanya diketahui oleh para angler. Jika ingin tahu lebih banyak tentang
istilah-istilah yang ada dalam memancing silahkan baca keterangan di
bawah ini.
Istilah-istilah Dalam Memancing
- Angler => Pemancing.
- Reel => Alat penggulung senar bisa berupa spinning, spincast, baitcasting, atau trolling.
- Rod => Joran atau gagang pancing.
- Leader => Benang atau senar berkekuatan besar yang disambungkan ke senar utama yang bertujuan agar tidak mudah putus akibat gigitan ikan dan gesekan terhadap batu atau karang. Biasanya bahan yang dipakai terbuat dari kawat atau monofilamen.
- Rigging => Rangkaian kail pada umpan.
- Lure => Umpan tiruan.
- Hook => Mata kail.
- Hook Up => Kail menancap di mulut ikan.
- Hotspot/Spot => Tempat atau lokasi berkumpulnya ikan, biasanya berbentuk karang menonjol di dasar laut.
- Drag => Rem pada reel penggulung.
- Fish finder/ Depth sounder => Alat berbentuk monitor untuk mencari lokasi ikan. Depth sounder sensor dan monitor yang berguna untuk menampilkan hasil gambar dasar laut.
- Strike => Umpan disambar ikan.
- Tackle => Peralatan mancing.
- GPS => Ground Positioning System, peralatan untuk mencari atau menandai koordinat suatu tempat tertentu.
- Outrigger => Tiang penghela yang dipasang di sisi kapal yang berguna untuk merentangkan senar agar tidak berdempetan.
- Wireman => Orang yang memegang tali pandu dan bertugas menarik ikan yang sudah naik ke permukaan untuk diangkat ke kapal.
Ya begitulah kira-kira gambaran beberapa teknik dan istilah-istilah dalam memancing yang saya ketahui. Jika teman-teman
pengunjung blog Catatan Mas Enggal mengetahui teknik dan istilah-istilah
yang lain silahkan ditulis di kolom komentar dibawah artikel ini ya. Di
sini kita saling berbagi pengetahuan.


6 Komentar untuk "Mengenal Istilah Dan Macam-macam Teknik Memancing"
ternyata memancing ada tekniknya ya gan, gak sekedar lempar umpan sama nunggu sampe lumutan doang
Bener banget gan,, hehe hobi lumutan jg ya?
ane kira mancing cuman nunggu umpan di samber ikan doang,ternyata engga ya,banyak teknik teknik nya haha
Sy hobi mncing jg gan..tp baru th ternyata ada banyak teknik dlm mncing..
Sy hobi mncing jg gan..tp baru th ternyata ada banyak teknik dlm mncing..
wah mancing mania,,mantap gan hee
* Silahkan berkomentar sesuai dengan isi artikel di atas!
* Di larang menyertakan link hidup!
* Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan!